Jumat, 15 Agustus 2014

Manfa'at Buah Naga

0
Dulu buah yang berasal dari negeri paman Sam ini, sangatlah langka. Tapi karena sekarang banyak petani yang mbudidayakan buah ini, maka buah yang dengan nama latinnya "hylocereus polyrhizus" ini sudah banyak kita temui di toko" buah, bisa juga kita temukan di lapak pedagang buah di pinggir jalan. Harganya pun cukup terjangkau dan berfariasi. Dari 15 ribu s/d 30 ribu perkilo gram. 

Selain rasanya yang manis dan segar buah ini kaya akan zat dan nutrisi yang bermanfa'at tubuh kita, seperti:

  • Gula alami
  • Serat
  • Betakaroten
  • Kalsium
  • Lemak
  • Fosfor
  • Vitamin Bi, B2, dan C
  • Protein
  • dan zat" lain yang bermanfa'at bagi kesehatan.
Kandungan Serat (Fiber) dan Betakarotin yang tinggi, maka buah Naga memiliki 10 manfa'at tubuh kita.

10 Manfa'at buah Naga:
  1. Meningkatkan kekebalan tubuh
  2. Menghambat penuaan dini
  3. Meningkatkan nafsu makan
  4. Mencegah kangker
  5. Memperkuat tulang dan gigi
  6. Menurunkan kadar kolesterol
  7. Mencegah diabetes melitus
  8. Merawat kesehatan mata
  9. Merawat kelembutan dan kesehatan kulit
  10. Merawat jantung agar tetap sehat
Demikian sahabat Ladymate, info kesehatan yang dapat saya bagikan kepada anda.

                *SEMOGA BERMANFA'AT*

Kamis, 24 Juli 2014

Badai Kehidupanku

0
Hujan....

Tetesmu menyentuh kulitku


Dinginmu menusuk hatiku


Menghancurkan semangat hidupku


Meluluhlantakan segala asah 

Hingga aku jatuh dilanda gelisah


Angin....

Derasmu mengguncang raga


Menerpa hati yang dilanda duka


Merebahkan jiwa yang sedang lara


Merampas semua kebahagiaan

Hingga aku terpuruk dalam kesedihan





Jumat, 20 Juni 2014

Mawar Yang Terhempas

0
Senja yang kelam. Langit tertutup oleh awan hitam. Gelap... seperti hari sudah hampir malam. Sang mentaripun bersembunyi dibalik rimbunnya awan hitam. Sekelompok burung walet berarak, ingin kembali ke sarangnya. 

Aku masih berdiri di sini. Di bawah sebatang pohon dengan dedaunan yang rimbun. Di sinilah aku biasanya menunggunya. Setiap waktu jika aku ingin melepaskan rindu. Walau hanya sekejap. Walau hanya menikmati pandangan matanya. Walau tanpa pelukan hangat, tapi kedatangannya tetap ku nantikan. Tuk menjawab tutur sapanya. Tuk sekedar mendengar cerita indahnya. 

Titik-titik air hujan telah turun. Membasahi dedaunan yang berdebu. Membasahi jalanan, membasahi apapun yang ada di atas bumi. Tapi aku belum ingin beranjak dari tempatku berdiri. Aku berpikir, "mungkin dia sedikit terlambat datang." Untuk itu aku ingin bersabar. Biarlah rambut dan bajuku sedikit basah. Masih ada rimbunnya dedaunan, tempatku berteduh.

Mata ini sedikitpun tak mau berkedip, terus memandang ke arah, dimana biasanya dia datang. Aku tak ingin melewatkan waktu sedetikpun. Dan kehilangan moment yang mendebarkan hati ini. Dimana saat pertama kali aku menatap matanya yang penuh keteduhan.

Karena kesabaranku, akhirnya yang ku tunggu-tunggu datang juga. Jantung ini mulai berdetak dengan kencang. Dalam hati, aku ingin berteriak memanggilnya. Tapi bibir ini terasa pelu. Tak sanggup mengucap, walau hanya sepatah kata. Bisu... hanya gemuruh air hujan yang menyeruak. Titik-titiknya deras menguyur tubuhku. Aku tetap menunggunya sampai dia melihatku dan menyapaku.

Tapi apa yang ku harapkan, hanyalah sebuah angan-angan. Jangankan menyapaku, menoleh ke arahku saja dia tak sudi lagi. Apa yang terjadi pada dirinya. Kenapa dia tak meliahatku di sini? Yang sedang menunggunya. 

Kenapa dia tak peduli lagi denganku? Apakah dia sudah tak ingat lagi, mawar merah yang selalu dia kirimkan kepadaku. Mawar digenggamanku tak terasa jatuh terhempas. Hanyut dibawa air hujan.

Aku masih berharap dia kembali. Atau menoleh ke arahku dan melihatku yang sedang tersungkur memunguti untaian mawar yang tercecer di atas air hujan. Aku berharap dia menaruh belas kasihan kepadaku, sehingga dia menolongku, memunggut setangkai mawar untukku.

Tapi apa yang ku harapkan tak pernah terjadi. Dia membiarkan aku sendirian. Kepedian hati ini tak berhenti sampai di sini. Ternyata dia kembali lewat  di depanku bersama wanita lain. Berjalan sepayung berdua dan seolah-olah tidak melihatku. Betapa hancur hati, ceceran mawar ku biarkan hanyut dibawa air hujan. Karena durinya telah menusuk hatiku.

Apa yang terjadi sungguh membuat tubuhku lunglai. Kepedihan hati ini terasa perih. Aku berjalan tanpa arah tujuan. Melewati malam yang gelap. Menerjang hujan yang tak kunjung redah. Seperti derasnya air mata yang meleleh di pipiku.


Kamis, 12 Juni 2014

Malam Nisfu Syaban

0
Ketika Purnama mulai membias di langit senja
Ku tatap langit tampak bercahaya
Sinar terangnya begitu bersahaja
Illahi Robbi sang Pencipta alam semesta

Ya... Allah 
Ya... Robbi
Hambamu ingin mensucikan hati
Membersihkan segala noda 
Memohon ampunan dari segala dosa

Ya... Allah
Aku bersujud di hadapanMu
Memohon atas berkahMu 
Mudahkan kami mencari rizki
Lancarkanlah urusan duniawi

Ya... Allah
Aku bersimpuh di depanMu
Terangi hati dan jiwaku
Dengan rahmat dan hidayahmu
Mudahkanlah jalanku menuju surgamu







Kamis, 05 Juni 2014

Pemuja Cinta

0
Kasih....

Malam ini aku menunggumu

Menitih malam tuk membalut rindu

Ajaklah aku terbang ke awan

Dekaplah aku dalam pelukan


Kasih....

Cumbui harumnya mawar merahku

Sirami dengan kasih sayangmu

Hangatkan dengan tulus cintamu

Hingga menyatu jiwa dalam geliat tubuhku




Sabtu, 24 Mei 2014

Udang Saos Pedas Ala Ladymate

0
Sahabat Ladymate... jumpa lagi dengan kuliner ala Ladymate. Kali ini saya share kuliner sari laut sebagai bahan utamanya yaitu Udang.

Bahan-bahan:
1/4 udang segar berukuran sedang
2 buah wortel

Bumbu-bumbunya:
3 siuang bwg putih
4 bj bwg merah
10 bj cabe
1 btg bwg pre
2 sdm saos pedas
1/2 sdt saos tiram
1 sdm kescap manis
Garan, gula psr, pepsin secukupnya.
Minyak goreng secukupnya untuk menumis bumbu.

Cara membuatnya:

  1. Udang dibersihkan lalu goreng setengah matang. Wortel dikupas, cuci bersih lalu iris tipis serong.
  2. Bawang putih dikeprok iris tipis. Bawang merah iris tipis. Cabe dan bawang pre iris serong
  3. Semua bumbu ditumis dg minyak grg panas sampai berubah warna n beraroma harum. Lalu tambahkan sedikit air. Masukan udang dan irisan wortel. Tambahkan garang, gula pasir, pepsin, saos tiram, saos pedas dan kecap manis. Aduk rata dan tunggu sayuran layu hingga kuah menggental lalu angkat. Dan hidangkan.
SELAMAT MENCOBA!

   

Senin, 19 Mei 2014

AIR MATA CINTA

0

Ke hutan aku berlari
Di dalam hutan aku duduk di tepi sungai
Riak-riak airnya menambah pedih di hati
Aku menangis dan air mataku jatuh di atas air sungai

Titik-titik air mataku larut dan tiada berbekas
Tapi cinta dan sayangku tetaplah membekas
Terukir di dalam hatiku
Terpatri di dalam jiwaku

Tiba-tiba hujan turun dengan deras
Disertai angin datang menghempas
Menghempaskan hati dan jiwaku
Hingga aku tak perdaya karena cinta yang semu

Oh... Tuhan, tuntunlah hambamu yang lemah ini
Telah terpedaya oleh kenikmatan yang tak hakiki
Hingga melupakan karunia yang abadi
Ternyata hanya kasihMu yang tak pernah berhenti





 

Blog List